Ambu – Kasih Ibu Tanpa Batas

…Hanya memberi, tak harap kembali,

Bagai sang surya, menyinari dunia…

Kutipan lagu ‘Kasih Ibu’ tersebut menjadi pengingat untuk saya bahwa kasih ibu itu tanpa batas dan saya sangat setuju akan hal itu. Ibu memang tidak selalu sempurna, namun ibu adalah semesta untuk anak-anaknya. Ibu akan selalu menjadi tempat pulang bagi anak-anaknya yang lelah untuk bertualang.

Fatma (Laudya Cynthia Bella), seorang gadis dari suku Baduy, pergi ke Jakarta meninggalkan Ambu Misnah (Widyawati) untuk menikah dengan Nico, pria pujaannya (Baim Wong). Di Jakarta, Fatma telah memiliki seorang anak gadis bernama Nona (Lutesha). Ia telah bercerai dengan suaminya dan membesarkan Nona seorang diri dari hasil kerja kerasnya membuka usaha catering.

Setelah belasan tahun, Fatma dan Nona akhirnya memutuskan menjual semua miliknya dan kembali ke tanah Baduy untuk menemui Ambu Misnah. Kedatangan Fatma disambut dingin oleh Ambu Misnah. Selain itu, Fatma juga sudah dianggap orang luar, karena telah menikah dengan orang luar Baduy.

Lewat perundingan dengan para Jaro (sesepuh adat), Fatma dan Nona akhirnya diizinkan untuk tinggal sementara waktu dan Ambu Misnah mau tidak mau mengizinkan mereka untuk tinggal sementara di rumahnya. Sikap dingin Ambu Misnah membuat Nona kesal karena merasa tidak dianggap.

Fatma mulai terbiasa dengan keadaannya sekarang, terlebih ada kawan kecilnya Apsha (Enditha) yang sering membantu Ambu Misnah menenun kain. Namun tidak demikian dengan Nona. Hari pertama saja Nona sudah kesal karena tidak ada listrik dan sinyal. Satu-satunya yang membuat Nona sedikit terhibur ialah kehadiran Jaya (Andri Mashadi), pemuda Baduy yang mempunyai toko dan membantu menjual kain tenun buatan warga kampung.

Akhirnya Nona lebih sering menghabiskan waktunya di Baduy bersama Jaya. Melalui Jaya, Nona perlahan mengungkap asal usul ibunya. Konflik semakin memuncak ketika Ambu dan Nona bertengkar hebat, dan akhirnya kabur setelah mengetahui bahwa Fatma berencana untuk tinggal di Baduy selamanya. Mengapa Fatma ingin tinggal di Baduy selamanya? Bagaimana kisah akhir Ambu, Fatma dan Nona? Saya rasa kalian perlu menuntaskan rasa penasaran dengan menonton langsung film tersebut.

Skenario Mba Titien Wattimena yang apik ini sukses membuat saya terpukau mengikuti setiap jalan cerita. Konflik yang dibangun antar generasi (Fatma dan Ambu, Nona dan Fatma) pun mewakili fenomena isu ibu dan anak saat ini. Ambu yang masih memegang teguh adat, Fatma yang menjadi jembatan generasi serta Nona yang mewakili generasi muda saat ini. Isu pergesekan budaya modern dan urban lokal pun dikemas dengan begitu menarik.

Isu feminisme yang diangkat pun membuat film ini semakin menarik, dimana fenomena ‘girl power‘ saat ini memang tengah menjadi isu yang hangat di masyarakat. Saat ini banyak wanita yang berkarya dan memiliki peranan penting dalam masyarakat sosial. Terutama seorang ibu, bagaimanapun akan berada di garis depan untuk anak-anaknya.

Akting Widyawati sebagai Ambu sudah tidak diragukan lagi. Lutesha sebagai pendatang baru pun sukses memerankan Nona yang memiliki sifat manja dan mementingkan diri sendiri. Sayang, akting Laudya Cynthia Bella terasa kurang maksimal. Beberapa dialog dalam bahasa Sunda pun terkesan dipaksakan.

Endhita tampil memukau menjadi pemeran pembantu wanita sebagai gadis Baduy yang lugu dan begitu memegang teguh adat. Suasana kampung Baduy yang kental dengan tradisi, adat dan budaya menjadi daya tarik lain di film ini. Saya rasanya rindu untuk kembali ke kampung Baduy dan berinteraksi dengan masyarakat lokal yang ramah.

Pada akhirnya, Ambu bukan saja sekadar ibu, tetapi juga penjaga tanah adat dan keluarga. Film yang disutradarai oleh Farid Dermawan ini sangat direkomendasikan untuk ditonton karena memiliki filosofi yang mendalam untuk direnungkan.

7 Komentar

    • Banget, selain filosofi hidup di keluarga kecilnya Ambu Misnah, kita juga belajar falsafah hidupnya orang Baduy yang taat banget sm adat dan menjaga alam… Sinematografinya juga keren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *